"Mereka enggak tahu, karena lagi tidur di teras rumah. Mereka hanya mendengar tangisan dan saat dilihat anak sudah dalam keadaan terluka. Jadi saksi tidak tahu motif pelaku," ucap Indarto.
Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait kasus penganiayaan yang menimpa bocah tersebut.
"Kita masih dalami, anggota saya juga masih di lapangan untuk mengejar terduga pelaku," ucapnya.
Hingga saat ini, korban masih dalam perawatan di RS Awal Bross dan mendapatkan pendampingan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Korban masih dalam keadaan trauma sehingga belum bisa ditemui. Begitu juga ibu korban, masih terpukul atas tindakan penganiayaan yang menimpa anaknya.
Baca tanpa iklan