News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilkada Serentak 2020

Bayu Permana Diprediksi Jadi 'Kuda Hitam' di Pilkada Depok

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bayu Permana silaturahmi dengan warga.

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK -  Konstelasi Pilkada Depok 2020 kian menghangat.

Sejumlah partai politik sudah melakukan konsolidasi, yang mengerucut pada koalisi.

PDIP misalnya, sudah mulai menjajaki kerjasama dengan Gerindra.

PKS sebagai peraih suara terbanyak kabarnya telah membangun koalisi bareng Golkar.

Adapun PPP, PKB, Demokrat membentuk poros 'Koalisi Tertata'. 

Hanya saja belum ada satupun yang mendeklarasikan calon secara resmi.

Di sisi lain, muncul sejumlah figur muda milenial.

Ada Rama Pratama (Aktivis/Eks PKS) , Yurgen Sutarno (Eks PSI), hingga Bayu Adi Permana, mantan kader PKS yang juga enterpreneur muda.

Baca: Pemkot Depok Minta Hotel dan Mal Tidak Rayakan Hari Valentine

Peneliti dari Indonesian Politic and Policy Institute (IPPI), Muhammad Azhar mengatakan, konstelasi panas di internal partai menjadi penyebab belum adanya deklarasi resmi pasangan calon.

Menurut Azhar, dalam konteks Pilkada Depok 2020, partai masih menimang untuk mencari figur 'pemersatu'.

Khususnya bagaimana membendung hegemoni PKS.

"Itu terlihat sekali. Bagaimana Gerindra dan PDIP kita liat langsung membuat front. Padahal figur Gerindra adalah calon yang mengusung petahana (Mohammad Idris)," ujar Azhar kepada awak media, Selasa (18/2/2020).

"Kemudian muncul koalisi tertata, saya yakin layar mereka membentuk poros koalisi, tentunya untuk membendung PKS. Memunculkan figur baru atau menarik Idris yang memang masih digantung PKS," lanjut Azhar.

Azhar mengatakan, partai saat ini tengah mencari figur alternatif alias pemersatu. Dia melihat hal itu ada pada Bayu Adi Permana.

"Saya lihat dia masih muda ya. Milenial. Kemudian pengalaman organisasinya mumpuni, sama seperti Yurgen atau Rama. Yang jadi nilai plusnya, sosialisasi Bayu ini sangat masif, door to door," ungkap dia.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini