TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat sempat ditutup demi mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.
Penutupan tersebut berlaku mulai dari Jumat (27/3/2020) lalu hingga Minggu (5/4/2020) besok.
Baca: Kasus Positif Virus Corona di Jakarta Capai 1.071: 696 Pasien Dirawat di RS, 219 Isolasi Mandiri
Dengan demikian, Perumda Pasar Jaya selaku pengelola akan membuka kembali Pasar Tanah Abang pada Senin (6/4/2020) pekan depan.
Penutupan Pasar Tanah Abang dilakukan untuk dibersihkan dan disemprot cairan disinfektan.
Manager Bidang Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza mengatakan, penghentian sementara dilakukan untuk menekan potensi penyebaran virus corona (Covid-19).
Selama operasi dihentikan, Perumda Pasar Jaya melakukan pembersihan dan menyemprotkan cairan disinfektan untuk membunuh virus corona.
Ada tiga blok Pasar Tanah Abang yang dibuka, diantaranya Blok A, B dan F. Sementara Blok G sejak awal tetap dibuka, terutama pedagang yang menjual kebutuhan pangan saja.
Meski mulai dibuka untuk umum, namun pihaknya melakukan pembatasan jam operasional pedagang.
"Brosur sudah kami bagikan dan ada pembatasan operasional, dari pukul 08.00 sampai 14.00 WIB," kata Gatra Vaganza saat dihubungi wartawan, Sabtu (4/4/2020).
Gatra Vaganza mengatakan, pihaknya tetap mengutamakan imbauan dari pemerintah soal pentingnya menjaga jarak atau physical distancing antara pedagang dan pembeli di Pasar Tanah Abang.
Salah satu upaya adalah petugas akan memecah bila terjadi kerumunan di pasar, sehingga jaga jarak tetap dipatuhi.
"Antreannya juga harus berjarak sesuai standar Dinas Kesehatan dan nggak boleh ada kerumunan yang jaraknya berdekatan," ujar Gatra Vaganza.
Sejauh ini belum ada rencana menambah petugas di empat blok Pasar Tanah Abang yang akan dibuka tersebut.
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, Pasar Tanah Abang kerap didatangi masyarakat untuk membeli kebutuhan menjelang bulan Ramadan hingga Idul Fitri.
Baca tanpa iklan