Oleh karenanya, Nana beserta keluarga merasakan trauma berat akibat kejadian ledakan dahsyat tersebut.
Dia bahkan meminta PT. Pertamina (Persero) selaku pengelola Kilang minyak itu untuk bersedia membeli aset rumahnya.
Pasalnya, mereka khawatir kejadian serupa kembali terjadi mengingat di kawasan tersebut dikelilingi tangki Kilang Minyak milik Pertamina.
"Pengennya kami gitu tanahnya diganti rugi aja semuanya di bayarin Pertamina dan kita bisa beli lagi yang baru, jauh-jauh deh dari sini soalnya memang gak aman," tuturnya.
Baca tanpa iklan