Selain itu, ia juga tidak mengetahui pesan yang ingin disampaikan pemural dalam gambar yang telah diblok tersebut.
"Cuma saya nggak tahu 404 apa gitu," katanya.
Jamaludin menambahkan, mural dihapus karena dinilai melanggar kebersihan dan keindahan lingkungan.
"Itu mungkin pikiran saya melanggar K3, kebersihan, keindahan. Mudah-mudahan sih nggak ada lagi," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Kelanjutan Kasus Mural Mirip Presiden Jokowi 404: Not Found, Polisi Belum Menemukan Titik Terang,
Baca tanpa iklan