Isu itu juga membelah aktor-aktor politik menjadi dua kubu.
Yakni kubu yang mendukung dan yang menolak pembangunan sumur resapan.
Pihak yang mendukung, kata dia, akan menyatakan bahwa program itu bermanfaat.
Sementara yang tidak mendukung menyatakan sebaliknya.
"Gara-gara sumur resapan itulah jadi momentum bagi para politisi, baik itu pendukung para oposisi memakai program itu untuk meyakinkan masyarakat bahwa program pembangunan dengan tujuan mensejahterakan masyarakat. Inilah fakta politik kita," katanya.
Baca tanpa iklan