Terlebih, telatnya pembangunan sudah dikomunikasikan kepada pembeli dan calon penghuni YVE.
Sebanyak 250 unit lebih telah diserah terimakan dan lebih dari 270 kepala keluarga tinggal di YVE dengan sisa 83 unit masih dalam tahap pembangunan dengan progress mencapai 85 persen.
“Apakah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akan memutus untuk dilakukannya PKPU terhadap perusahaan yang masih melakukan pembangunan karena permohonan 2 penghuni saja? Bagaimana nasib 250 lebih KK didalam perumahan ini yang memang sudah tinggal dan mendiami perumahan YVE?” ucap Dwi Laksono.
Selain itu pegayuban perumahan yang telah membuat pernyataan dan ikut dalam pembuktian di persidangan, meminta dengan hormat agar Mahkamah Agung mengawasi perkara ini atas dasar kemanusaiaan.
“Apa iya, gara–gara 2 pemohon yang rumahnya sudah sebagian besar terbangun namun tidak sabar lalu mengajukan gugatan PKPU untuk agenda tertentu, kemudian PN Jakpus setuju untuk melakukan PKPU dan berdampak pailit? Se-egois itukah PN Jakpus merusak kehidupan di perumahan YVE yang telah menjadi komunitas tersendiri dengan warga yang menempati lebih dari 250 kepala keluarga? Dengan ekonomi yang begini parahnya, apakah masyarakat kembali terluka akibat putusan pengadilan yang sembrono?” ucap perwakilan dari Pegayuban perumahan YVE.
Warga YVE telah meminta perlindungan hukum dan atensi dari Mahkamah Agung atas berjalannya perkara PKPU yang dketuai oleh Ketua Majelis Marper Pandiangan, S.H., M.H. dengan anggota Khusaini, S.H., M.H & Faisal, S.H., M.H.
Dalam suratnya, Paguyuban yang mewakili 90 persen warga di YVE Habitat meminta PN Jakpus menolak permohonan PKPU karena betapa warga yang akan menjadi pihak paling dirugikan apabila PKPUnya dikabulkan dan bukan pengusaha developer yang telah menerima seluruh pembayaran atas dibangunnya seluruh unit di YVE.
Warga juga mengklaim proyek tidak mangkrak dan sangat tidak berasalan apabila YVE habitat harus menjalni PKPU dan kemungkinan mengalami kepailitan.
PN Jakpus harus melihat keadaan di lapangan dan memikirkan aspek kemanusiaan dari 250 KK yang tinggal di YVE.