News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jakarta Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, Ini Langkah Cepat Pemprov DKI Hadapi Suhu Capai 37°C

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CUACA PANAS EKSTREM - Ilustrasi cuaca panas di bawah terik matahari. Merespons cuaca panas ekstrem yang mencapai 35°C, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah cepat dan menyeluruh. 

TRIBUNNEWS.COM - Jakarta kembali dihadapkan pada tantangan cuaca panas yang ekstrem.

Sejak awal Oktober 2025, suhu udara di Ibu Kota mengalami peningkatan signifikan.

Di mana catatan termometer menunjukkan angka 35°C di berbagai kawasan, bahkan mencapai 37°C di beberapa titik.

Fenomena ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan dalam beraktivitas, tetapi juga menimbulkan risiko nyata terhadap kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.

Kondisi ini memicu kekhawatiran publik yang semakin meluas. 

Tidak sedikit yang menyebut situasi ini sebagai 'gelombang panas'.

Padahal menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi ini bukanlah heatwave seperti yang kerap terjadi di negara subtropis, melainkan hasil dari beberapa faktor alamiah yang saling berkaitan.

Merespons situasi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah cepat dan menyeluruh. 

Respons Cepat Pemprov DKI

Menghadapi kondisi ini, Pemprov DKI Jakarta tidak tinggal diam. 

Sejumlah kebijakan darurat dan aksi lapangan langsung digerakkan oleh lintas dinas, dengan tujuan melindungi kesehatan masyarakat, menjaga infrastruktur, dan mencegah risiko tambahan akibat panas ekstrem.

Baca juga: Cuaca Panas Ekstrem di Jabodetabek, Pakar Ingatkan Risiko Heat Stroke hingga Kematian

Mengutip dari Instagram @dkijakarta, berikut langkah strategis dari Pemprov DKI untuk menghadapi cuaca panas ekstrem:

 1. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)

BPBD DKI Jakarta bekerja sama dengan BMKG menjalankan OMC untuk memicu hujan buatan. 

Langkah ini bertujuan membantu menurunkan suhu dan meningkatkan kelembaban udara.

2. Penguatan Layanan Kesehatan

Dinas Kesehatan telah:

  • Menyiagakan fasilitas layanan kesehatan (faskes) untuk menangani kasus dehidrasi, heatstroke, dan ISPA.
  • Melakukan edukasi publik tentang bahaya paparan panas.
  • Mendistribusikan air minum gratis ke titik-titik rawan dan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan pekerja luar ruangan.

3. Penghijauan dan Water Mist di Titik Panas

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota bersama Dinas Lingkungan Hidup:

  • Mempercepat penanaman pohon di ruang-ruang terbuka.
  • Menyemprotkan water mist di jam-jam puncak panas (10.00–16.00 WIB).
  • Memantau dan menangani potensi pohon tumbang akibat suhu ekstrem.

4. SOP Suhu Panas di Sekolah

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini