TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi masih menunggu hasil tes DNA yang dilakukan terhadap korban anak dugaan penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (AKN).
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/12/2025).
Menurutnya, hasil uji DNA akan mengungkap identitas korban secara ilmiah.
Baca juga: Polisi Dalami Kasus Alvaro Kiano dari Penculikan hingga Kematian, Peluang Tersangka Baru?
"Untuk uji DNA sampel diambil dari ibu kandung ananda AKN. Kita sama-sama menunggu hasilnya," ungkap Kombes Budi.
Hasil pemeriksaan DNA tersebut nantinya akan disampaikan secara resmi setelah keluar dari dokter forensik di Rumah Sakit Polri.
Kombes Budi menambahkan terkait proses penyidikan terus berjalan ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.
"Bahkan sudah melaksanakan prarekonstruksi sebelum tersangka AI mengakhiri hidupnya,” tukasnya.
Sebelumnya, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan proses penyelidikan kasus kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) belum berhenti.
Dalam hal ini, polisi masih membuka peluang untuk memeriksa ulang saksi kunci berinisial G, meski terduga pelaku Alex Iskandar telah meninggal dunia.
Ketika ditanya apakah penyidik akan kembali memeriksa saksi G, Ardian menegaskan ruang pendalaman masih terbuka.
"Nanti kita akan dalami lagi," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo saat dikonfirmasi, Rabu (26/11/2025).
Baca juga: Polisi Dalami Kasus Alvaro Kiano dari Penculikan hingga Kematian, Peluang Tersangka Baru?
Ardian juga menegaskan meninggalnya pelaku tidak serta-merta membuat perkara ini dihentikan.
Polisi masih menunggu hasil identifikasi dari sejumlah tulang yang kembali ditemukan di lokasi awal penemuan, di Kalo Cilalay, Tenjo, Jawa Barat.
"Nanti, kami masih dalami lebih lanjut apakah temuan ini yang diduga almarhum anak atau bukan, nanti dari kedokteran akan menjelaskan,” katanya.
Baca tanpa iklan