TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak 20 jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, telah diperiksa di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025) siang.
Rumah Sakit Polri Kramat Jati telah melakukan identifikasi tujuh jenazah korban kebakaran Gedung Terra Drone, Rabu.
Tim DVI melibatkan dokter forensik, ahli odontologi, serta dukungan akademisi dari Universitas Indonesia (UI) untuk memastikan identifikasi dilakukan melalui berbagai metode ilmiah, mulai dari sidik jari, pemeriksaan gigi, pencocokan properti, hingga catatan medis.
Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, menyampaikan dari 20 korban kebakaran yang diperiksa, 10 jenazah sudah berhasil teridentifikasi.
"Ini tinggal 2. Ini rekonsiliasi adalah pemeriksaan tadi malam dan pemeriksaan tadi pagi. Sudah kita identifikasi sebenarnya 7 itu. Pemeriksaan tadi pagi sampai siang ini sudah ada lagi tambahan," ungkap Prima, Rabu, dilansir Wartakotalive.com.
Identifikasi Relatif Mudah
Prima mengatakan, seluruh jenazah yang diidentifikasi relatif mudah karena jasadnya tidak sampai terbakar 100 persen.
Menurutnya, tim DVI sudah bekerja dengan cepat mulai dari pengumpulan data antemortem dari pihak keluarga hingga berhasil teridentifikasi.
Ia menjelaskan, data antemortem dari pihak keluarga bisa mempercepat identifikasi jenazah yang ada di ruang mayat RS Polri Kramat Jati.
"Intinya adalah kecepatan kita nanti agar jenazah ini tidak rusak."
"Karena dari sidik jari kemudian tanda-tanda medis yang masih bisa kita lihat dengan lebih jelas itu akan mempercepat," papar Prima.
Baca juga: Tinjau Lokasi Kebakaran di Gedung Terra Drone, Mendagri Takjub Respons Cepat Damkar
Identitas Jenazah yang Teridentifikasi
Berikut tujuh jenazah yang teridentifikasi pada Rabu (10/12/2025):
1. Pariyem – Perempuan, 31 tahun, alamat Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat.
Identifikasi melalui sidik jari dan catatan medis.
2. Ninda Tan – Perempuan, 32 tahun, alamat Serpong Utara, Tangerang Selatan.
Identifikasi sidik jari, catatan medis, dan properti.
Baca tanpa iklan