News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

5 Populer Metropolitan: Oknum Prajurit TNI AL Aniaya Warga hingga Tewas - Arus Balik Libur Nataru

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI PRAJURIT TNI - Berikut rangkuman berita populer metropolitan mulai oknum prajurit TNI AL aniaya warga hingga pantauan arus balik libur Nataru.

 

TRIBUNNEWS.COM - Berita populer metropolitan dimulai oknum prajurit TNI AL menganiaya warga hingga tewas di Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.

Identitas prajurit tersebut Sersan Dua (Serda) M.

Serda M dan sejumlah warga lainnya mengeroyok dua pria WAT (24) dan DN (29), yang sebelumnya dicurigai melakukan transaksi ilegal.

Akibat kejadian ini, WAT tewas sementara DN kritis.

Kemudian ada update arus balik pascalibur Natal dan Tahun Baru 2026.

Korlantas Polri mencatat sebanyak 96 persen kendaraan pemudik telah kembali ke wilayah Jabodetabek, sehingga sisa arus balik dinilai tidak lagi signifikan.

Kondisi lalu lintas baik di jalan tol maupun arteri utama terpantau landai dan terkendali, termasuk di kawasan wisata yang menjadi salah satu titik rawan kepadatan selama libur panjang.

Berikut rangkuman berita populer metropolitan selama 24 jam terakhir, dirangkum Senin (5/1/2026):

1. Oknum Prajurit TNI AL Diduga Terlibat Penganiayaan di Depok, Korban Meninggal

Oknum prajurit TNI Angkatan Laut diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dua warga Depok.

Kepolisian menyebut penganiayaan berlangsung di dalam sebuah mobil boks yang terparkir di pinggiran Gang Swadaya Emas, Kecamatan Tapos, Jumat dinihari, 2 Januari 2026, sekitar pukul 04.30 WIB.

Kepolisian menyebut penganiayaan berlangsung di dalam sebuah mobil boks yang terparkir di pinggiran Gang Swadaya Emas. Kedua korban, WAT (24) dan DN (29), ditemukan dalam kondisi kritis. 

“Korban dibawa ke RS Brimob karena luka-luka yang cukup parah,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Mudi, Minggu, 4 Januari 2026.

Setelah menjalani perawatan, satu dari dua korban tersebut meninggal dunia.

Sementara rekannya masih dirawat intensif. Made menambahkan, salah satu pelaku diduga oknum anggota TNI AL berpangkat serda. “Oknum tersebut sudah dibawa oleh Pomal (Polisi Militer AL) ” ujarnya.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini