News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tawuran di Jaksel Berlangsung 2 Hari Berturut: DPRD Minta Cabut Bansos, Pemprov Pilih Pendekatan

Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TAWURAN MANGGARAI – Sejumlah personel Brimob Polda Metro Jaya dengan sepeda motor melakukan patroli pasca-tawuran antarwarga di kawasan Terowongan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (3/1/2026). Patroli ini dilakukan sejak pagi sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan warga tetap terjaga dan situasi kondusif.

TRIBUNNEWS.COM - Tawuran antarwarga terjadi di underpass Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026).

Aksi tawuran tersebut ternyata telah berlangsung sejak Kamis (1/1/2026).

Tawuran selama dua hari berturut tersebut mendapat tanggapan dari Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana.

Menurutnya, aksi tawuran yang kerap terjadi di ibu kota ini adalah hasil dari ketidakpedulian keluarga dalam mendidik anak atau anggota keluarga.

"Tawuran ini adalah perilaku yang menular,"

"Oleh karena itu, setiap keluarga harus berperan aktif untuk memastikan anggota-anggotanya tidak menjadi pelaku tawuran," dikutip dari TribunJakarta.com.

Ia menuturkan, hingga saat ini banyak keluarga yang masih bersikap abai dengan perilaku anggota keluarganya.

"Hingga saat ini, terlalu banyak keluarga yang bersikap abai dengan perilaku anggota-anggotanya karena tidak ada konsekuensi terhadap para pelaku tawuran," sambungnya.

Ia menyoroti, banyak pelaku sudah diringkus dan hanya dikembalikan kepada orang tuanya,

Namun, para pelaku kembali lakukan tawuran beberapa waktu kemudian.

"Pemprov DKI perlu menunjukkan ketegasan. Masalah ini sudah terjadi berulang kali dan semakin larut tanpa adanya serangkaian solusi konkret yang bisa menyelesaikannya secara tuntas," kata Justin.

Baca juga: Usai Tawuran di Terowongan Manggarai, Brimob Sisir Lokasi Sejak Pagi

Politisi PSI ini mendesak Dinas Sosial DKI Jakarta untuk mengevaluasi dan mencabut bantuan sosial (Bansos) bagi keluarga yang anggotanya menjadi pelaku tawuran.

"Bansos ini adalah keringat rakyat Jakarta, sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang tidak berpartisipasi menjadi warga Jakarta yang baik," tuturnya. 

Kata Pemprov DKI Jakarta

Terkait dengan pencabutan bansos tersebut, Pempov DKI Jakarta masih belum mempertimbangkannya.

Chico Hakim Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta mengatakan, sanksi langsung tak selalu membuat pelaku jera.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini