Ringkasan Berita:
- Seorang terapis spa berinisial SM (23) yang ditemukan tewas di kamar kost kawasan Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi ternyata dibunuh suaminya, AH (29).
- Pelaku ditangkap di Kabupaten Lebak, Banten.
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Seorang terapis spa berinisial SM (23) yang ditemukan tewas di kamar kos kawasan Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, ternyata dibunuh suaminya, AH (29).
Pelaku diduga sempat berupaya mengakhiri hidupnya usai mencekik korban hingga tewas.
Upaya tersebut diduga dilakukan dengan meminum cairan pembersih lantai, yang jejaknya ditemukan di lokasi kejadian berupa botol pembersih lantai dan bekas muntahan di sekitar ranjang korban.
Baca juga: Bunuh Mama Muda hingga Jasadnya Dimakan Biawak, Prada Y dan Z Disidang di Oditurat Militer Makassar
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan, temuan tersebut mengarah pada dugaan percobaan bunuh diri oleh pelaku yang merupakan suami siri korban.
“Usai korban meninggal dunia, pelaku merasa tertekan dan berupaya bunuh diri dengan meminum cairan pembersih lantai hingga muntah,” kata Braiel saat dikonfirmasi, Senin (12/1/2026).
Meski demikian, kata Braiel penyidik belum menarik kesimpulan final.
Polisi masih menunggu hasil uji laboratorium forensik untuk memastikan asal muntahan tersebut.
“Kami akan pastikan melalui hasil laboratorium, apakah muntahan itu berasal dari pelaku atau korban,” ujar Braiel.
Langkah ini menjadi krusial, karena akan menentukan rangkaian peristiwa setelah korban tewas, termasuk kondisi psikologis pelaku dan apakah ada upaya lain yang dilakukan di dalam kamar.
Polisi menangkap pelaku pada Minggu (10/1/2026) malam.
"Kami menangkap terduga pelaku pembunuhan, inisial AH, dalam pelariannya di Lebak, Banten," kata Braiel.
Korban Ditemukan Setelah Tak Bisa Dihubungi
Jasad SM pertama kali ditemukan pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 20.26 WIB.
Penemuan bermula dari kekhawatiran keluarga, setelah korban tak bisa dihubungi sejak siang hari.
Seorang kerabat korban, Agus Sunandar, mendatangi lokasi atas permintaan ibu kandung SM.
Baca juga: Video Viral Pak Ogah Aniaya Pengendara di Pesing, Polisi Amankan 3 Pelaku
Karena tidak ada respons saat pintu diketuk, pengurus kost Dede Rahmat Hidayat diminta membuka kamar menggunakan kunci cadangan.
“Saat pintu dibuka, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa, telentang di atas ranjang,” ungkap Braiel.
Dalam olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan satu botol cairan pembersih lantai di dalam kamar. Namun hingga kini, penyidik belum memastikan apakah cairan tersebut sempat diminum oleh korban sebelum meninggal.
“Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan apakah korban sempat meminum cairan tersebut atau tidak,” kata Braiel.
Selain itu, muntahan yang ditemukan di sekitar ranjang juga masih diperiksa di laboratorium forensik untuk memastikan kandungannya.
Fokus Penyidikan ke Detik-Detik Usai Pembunuhan
Dengan munculnya temuan ini, penyidikan tidak hanya berfokus pada cara pelaku menghabisi korban, tetapi juga pada apa yang terjadi setelah pembunuhan berlangsung.
Polisi menilai fase tersebut penting untuk mengungkap motif, kondisi mental pelaku, serta memastikan tidak ada unsur lain yang terlewat.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena memperlihatkan eskalasi kekerasan dalam relasi personal yang berujung fatal, sekaligus menyisakan tanda tanya besar tentang tekanan psikologis pelaku setelah kejahatan dilakukan.
Penyidik memastikan akan menyampaikan perkembangan terbaru setelah hasil autopsi dan uji laboratorium forensik rampung.
Penulis: Rendy Rutama
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Cekik Terapis Spa hingga Tewas di Bekasi, Suami Coba Bunuh Diri dengan Minum Pembersih Lantai
Baca tanpa iklan