News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Polisi Periksa Pelapor Timothy Ronald Terkait Dugaan Penipuan Kripto Besok

Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Timothy Ronald- Timothy Ronald, influencer finansial berjuluk “Raja Kripto”, jadi sorotan usai dilaporkan terkait dugaan penipuan kripto.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Polda Metro Jaya menjadwalkan klarifikasi terhadap Y, pelapor influencer Timothy Ronald terkait dugaan penipuan trading kripto.

Y melaporkan Timothy Ronald pada Jumat (9/1/2026).

Pemeriksaan pelapor dan saksi-saksi lainnya dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/1/2026) besok.

Baca juga: Siapa Timothy Ronald? Influencer yang Dilaporkan karena Dugaan Penipuan Trading Kripto

"Sudah ada upaya dari penyidik untuk melakukan undangan klarifikasi kepada pelapor beserta saksi-saksi dan akan dijadwalkan Selasa besok, 13 Januari 2026," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Senin (12/1/2026).

Dalam laporannya, korban mengaku bahwa mulanya ia ditawari trading kripto.

Pada Januari 2024, korban diberikan sinyal untuk membeli coin manta dengan iming-iming janji meningkat 300-500 persen.

 Korban lalu membeli coin manta sebesar Rp 3 miliar.

Namun, harga coin manta justru turun dan korban merasa dirugikan hingga memutuskan membuat laporan.

"Yang bersangkutan mengalami kerugian sekitar Rp3 miliar karena ada janji terhadap keuntungan potensi naik 300 sampai dengan 500 persen," ungkap Budi.

Sosok Timothy Ronald 

Timothy Ronald adalah influencer finansial dan investor muda yang lahir di Tangerang pada 22 September 2000.

Pria yang dijuluki sebagai 'Raja Kripto' ini mulai berinventasi saat masih remaja.

Timothy kemudian mendirikan platform edukasi investasi bersama Felicia Putri Tjiasaka dan Raymond Chin yang diberi nama Ternak Uang

Platform ini sempat sangat viral sebelum akhirnya ia memutuskan untuk keluar dan berfokus pada proyek pribadinya.

Baca juga: Kasus Dugaan Penipuan Kripto Miliaran Dilaporkan ke Polisi, Nama Raja Kripto Indonesia Terseret

Setelah itu, ia mendirikan Akademi Crypto pada akhir tahun 2022.

Menjelang akhir tahun 2025, Timothy memperkenalkan Ronald Media, sebuah perusahaan media dan kreatif yang didirikannya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini