Zaitun berkata akhirnya pulang, tetapi dalam kondisi lemas dan mengaku mendapat penganiayaan. Awalnya Zaitun tak mengetahui ada luka pada tubuh ayahnya karena kondisi rumah gelap.
"Eh tiba-tiba ada viral. Syok sih kaya kesel banget bisa digituin (dianiaya)," katanya.
Kini keluarga memilih jalur damai dengan memaafkan kedua aparat. Menurut Zaitun, ada hikmah dari setiap kejadian dan berharap kondisi ayahnya dapat sehat seperti semula.
Dandim Jakpus minta maaf
Komandan Kodim (Dandim) 0501/Jakarta Pusat Kolonel Inf. Ahmad Alam Budiman akan memberikan sanksi disiplin kepada Babinsa Kelurahan Utan Panjang Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat Serda Heri dalam kasus Suderajat.
Selain itu, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono juga mengatakan Dandim 0501/Jakarta Pusat juga akan mengevaluasi seluruh anggotanya.
"Dandim akan melakukan evaluasi internal dan memberikan Jam Komandan kepada seluruh anggota Kodim 0501/Jakarta Pusat serta memberikan hukuman disiplin kepada Serda Heri Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku," kata Donny saat dikonfirmasi Rabu, (28/1/2026).
"Dengan demikian diharapkan tidak ada tuntutan atau konflik berkepanjangan yang timbul setelah pertemuan tersebut," katanya.
Donny juga mejelaskan setelah Polri menyatakan es hunkwe tersebut asli berbahan makanan dan aman untuk dikonsumsi, Serda Heri dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa Aiptu Ikhwan Mulyadi telah memberikan klarifikasi terkait video tersebut, di Aula Mako Polsek Kemayoran pada Senin (26/1/2026) malam.
Berdasarkan verifikasi di lokasi kejadian, lanjut dia, peristiwa tersebut merupakan Kesalahpahaman antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan warga.
Donny menjelaskan sejumlah langkah yang telah diambil di antaranya pihak Kodim 0501/JP dan Polres Metro Jakarta Pusat telah menemui Suderajat di rumahnya di wilayah Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Dandim 0501/JP mendatangi Bapak Sudrajat secara langsung untuk bersilaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf secara tulus dan ihklas," kata Donny.
(Tribunnews/Febri/Gita Irawan/Tribun Bogor/Muamarrudin Irfani/Kompas/Dinda Aulia)
Baca tanpa iklan