News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Demo di Jakarta

Momen Terdakwa Penghasutan Demo Agustus Saling Menguatkan Usai Dituntut 2 Tahun Penjara

Penulis: Gita Irawan
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DEMO DI JAKARTA- Terdakwa kasus dugaan penghasutan terkait demo Agustus 2025 Muzaffar Salim mengangkat tangan kirinya usai menyampaikan pernyataan setelah sidang dengan agenda pembacaan surat tuntutan jaksa di Ruang Sidang Kusuma Admadja 4 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (27/2/2026) siang. Dalam sidang itu Muzaffar dan tiga rekannya dituntut jaksa dua tahun penjara.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usai mendengarkan surat tuntutan jaksa penuntut umum, keempat terdakwa  yakni Direktur Eksekutif Lokataru Delpedro Marhaen bersama tiga rekannya yakni Syahdan Husein, Muzzafar Salim, dan Khariq Anhar menyampaikan sikap mereka di depan awak media.

Satu per satu mereka yang kini berstatus tahanan kota itu berbicara terkait tuntutan dua tahun penjara yang dibacakan dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (27/2/2026).

Momen itu diawali terdakwa Syahdan yang berbicara.

Syahdan mengajak pengunjung sidang yang masih tinggal untuk berduka cita karena suara-suara rakyat yang dibungkam.

Suaranya lantang ketika berbicara tentang semangat mereka menghadapi tuntutan yang baru dibacakan jaksa penuntut umum.

Namun, suaranya mulai bergetar saat meminta doa kepada masyarakat agar orang tua mereka tetap diberikan ketegaran menghadapi semua yang terjadi.

"Doakan agar orang tua kami tegar. Orang tua kami tegar. Dan kami akan tetap tegar menghadapi semua yang terjadi selama proses penahanan kami," ujar Syahdan dengan suara bergetar.

Sejurus kemudian, tangan dari dua anggota tim kuasa hukumnya yakni Iqbal Ramadhan dan Nabil menepuk bahunya mencoba menguatkan.

Terdakwa Khariq yang berdiri tak jauh darinya, juga mendaratkan tangannya di pundak Syahdan.

Menepuk-nepuk pundaknya, mencoba menguatkan. 

Momen itu pun disambut teriakan pengunjung sidang yang masih setia menunggunya.

"Semangat," teriak beberapa pengunjung sidang.

Momen serupa terjadi lagi, saat Muzaffar Salim berbicara.

Baca juga: Kubu Delpedro Sebut Keterangan Polda Metro Jaya Soal Anak Terhasut Konten Lokataru Tidak Masuk Akal

Muzaffar mengatakan dua poin.

Pertama, ia berterima kasih dan mengajak publik serta media massa terus mengawal sidang yang mereka jalani.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini