Menurutnya, perbedaan tersebut harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan konflik.
“Jika perbedaan dirajut dengan silaturahmi, maka akan menjadi harmoni kehidupan seperti sebuah simfoni. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk dipersatukan,” ujarnya.
Ia pun mengibaratkan kehidupan masyarakat seperti orkestra musik, di mana berbagai instrumen yang berbeda dapat menghasilkan keindahan ketika dimainkan bersama.
Hal itulah yang disebutnya sebagai simfoni kemenangan dalam kehidupan bermasyarakat.
"Begitu juga kehidupan masyarakat kita. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk dipersatukan dalam harmoni. Itulah yang disebut sebagai simfoni kemenangan," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Khutbah Salat Idulfitri di Balai Kota, KH Ma'ruf Amin: Silaturahmi Modal Sosial Bangun Peradaban. Penulis: Elga Hikari Putra
Baca tanpa iklan