News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga BBM Naik

Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Begini Pantauan Tiga SPBU di Tangsel Hingga Depok

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SITUASI SPBU - Situasi tiga SPBU di kawasan Tangerang Selatan hingga Depok usai PT Pertamina mengumumkan kenaikan harga BBM nonsubsidi, pada Sabtu (18/4/2026). Secara umum, situasi di tiga SPBU tersebut masih terpantau kondusif tanpa adanya kepanikan berlebihan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) terbaru per-tanggal 18 April 2026 atau per hari ini. 

Berdasarkan data yang dilihat dalam halaman resmi pertamina.com harga BBM nonsubsidi khusus Pertamax Turbo melonjak.

Harga BBM Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp19.400-Rp20.250 per liter, dari harga sebelumnya Rp13.100 perliter.

Berdasarkan pantauan wartawan Tribunnews.com Chaerul Umam di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan hingga Sawangan Depok, Jawa Barat, hari Ini Sabtu (18/4/2025), penyesuaian harga telah diterapkan di tiga SPBU tersebut.

Secara umum, situasi di tiga SPBU tersebut masih terpantau kondusif tanpa adanya kepanikan berlebih. 

SITUASI SPBU - Situasi tiga SPBU di kawasan Tangerang Selatan hingga Depok usai PT Pertamina mengumumkan kenaikan harga BBM nonsubsidi, pada Sabtu (18/4/2026). Secara umum, situasi di tiga SPBU tersebut masih terpantau kondusif tanpa adanya kepanikan berlebih

Misalnya SPBU bernomor 34-16513 yang berada di Jalan Raya Pondok Petir, Depok, Jawa Barat.

Di SPBU tersebut telah menerapkan harga terbaru per hari ini.

"Iya (turbo) naik jadi 19.400," kata pegawai SPBU Puspitasari kepada Tribunnews.com di lokasi.

Berdasarkan pantauan di SPBU Pondok Petir tersebut sekira pukul 12.54 WIB, tidak ada antrean pengendara baik mobil maupun motor yang hendak membeli BBM jenis Pertamax Turbo.

Hanya ada antrean pengendara motor sekitar 2 meter yang mengisi BBM jenis Pertalite, yang memang harganya tidak naik, tetap Rp10.000 per liter.

Seorang pengendara motor yang bernama Latif saat ditemui Tribunnews di SPBU Pondok Petir, berpendapat kenaikan harga BBM ron tinggi tidak akan membuat masyarakat migrasi besar-besaran menggunakan Pertalite.

Sebab menurutnya selama ini BBM ron tinggi hanya bisa dinikmati oleh masyarakat kelas atas.

"Ya peluang perpindahan kecil. Ron 95 ke atas biasanya kalangan kaya," katanya kepada Tribunnews.

Menurut Latif, masyarakat akan beralih menggunakan Pertalite secara masif jika harga BBM jenis Pertamax yang naik.

Adapun Pertamax masih dijual dengan harga Rp12.300 per liter.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini