Ringkasan Berita:
- Wapres Gibran meninjau progres pembangunan MRT Fase 2A rute Bundaran HI-Kota di Jakarta kemarin pagi.
- Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A keseluruhan mencapai 59,76 persen berdasarkan laporan terbaru pemerintah pusat daerah.
- Rute HI-Monas ditargetkan beroperasi 2027, sedangkan jalur hingga Stasiun Kota selesai akhir 2029 mendatang.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Wakil Presiden Gibran Rakabuming meninjau kemajuan proyek MRT Fase 2A rute Bundaran HI-Kota, Jakarta pada Selasa, (12/5/2026).
Wapres didampingi Gubernur Jakarta Pramono Anung, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat meninjau progres pembangunan tunnel dari Stasiun MRT Sawah Besar menuju
Stasiun MRT Harmoni.
Wapres tampak mengenakan kemeja safari putih lengkap dengan APD.
“Pagi hari ini saya didampingi Pak Menteri, Pak Gubernur, Pak Dirut untuk meninjau progres pembangunan MRT fase 2A, line Utara-Selatan. Ini adalah proyek kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah,” katanya.
Mantan Wali Kota Solo tersebut mengatakan bahwa peninjauan proyek MRT dilakukan untuk memastikan pengerjaan transportasi publik tersebut berjalan sesuai timeline.
Karena transportasi publik yang aman, nyaman, terintegrasi, dan modern ini merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Gibran mengatakan berdasarkan laporan yang diterima progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A secara keseluruhan telah mencapai 59,76 persen. Menurutnya pada akhir 2027 proyek MRT Jakarta Fase 2A untuk rute HI - Monas (CP 201) sudah tersambung dan siap beroprasi.
“Di akhir tahun 2027, HI-Monas tersambung dan sudah beroperasi ya Pak ya,” katanya.
Wapres mengatakan berdasarkan laporan yang diterima progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A secara keseluruhan yakni HI-Kota akan tersambung dan siap beroperasi pada akhir 2029.
Baca juga: Proyek MRT Rute Medan Satria Bekasi-Tomang Jakarta Barat Mulai Tahun Depan
“Lalu di akhir 2029 nyambung sampai ke stasiun Kota. Jadi ini progres yang luar biasa sekali,” katanya.
Wapres mengatakan bahwa progres proyek MRT ini merupakan hasil kerja bersama pemerintah pusat dan daerah. Wapres mengucapkan terimakasih kepada seluruh pekerja yang terus memastikan pengerjaan proyek MRT sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Terima kasih Pak Direktur, beserta tim dan juga terutama tim pekerja konstruksi yang di sini kira-kira ada 3.800an ya Pak ya. Terima kasih sekali sudah bekerja pagi, siang, malam sehingga progres pembangunan yang ada di sini bisa sesuai timeline,” pungkasnya.
Baca tanpa iklan