News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga BBM Naik

Harga BBM Naik, Kelas Menengah Kembali Mengeluh: Pajak Tinggi, Pertamax Ikut Melambung

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HARGA BBM NONSUBSIDI - Antrean kendaraan roda dua atau sepeda motor tampak mengular panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026) siang.

Kenaikan harga yang menyentuh angka sekitar 25 persen ini dinilai sangat memberatkan, khususnya bagi masyarakat kelas menengah.

Septri (29), seorang warga Tanjung Barat yang juga tengah mengantre, mengkritik kebijakan ini.

Menurutnya, kelompok masyarakat kelas menengah kembali menjadi pihak yang paling merasakan beban dari rentetan kebijakan penyesuaian tarif, mulai dari pajak hingga bahan bakar.

"Naiknya lumayan tinggi ya, sekitar 25 persen. Lagi-lagi sektor kaum (kelas) menengah yang digenjot, mulai dari sektor pajak penghasilan yang makin digenjot, sampai sekarang ke BBM. Karena yang pakai Pertamax ini rata-rata kan memang kaum menengah," keluh Septri.

Kelas menengah adalah kelompok masyarakat yang berada di antara kelas bawah dan kelas atas berdasarkan tingkat pendapatan, pengeluaran, aset, pendidikan, maupun gaya hidup.

Kendati merasa terbebani dengan harga baru Pertamax, Septri mengaku masih ragu untuk beralih menggunakan BBM bersubsidi jenis Pertalite demi menjaga performa mesin kendaraannya.

"Sebenarnya mau ganti atau beralih ke Pertalite juga masih agak ragu, karena takut kualitas mesin motor jadi cepat rusak kalau pakai BBM RON rendah," pungkasnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini