"Kalau bisa, BBM naik, warga dikasih tahu di awal, jangan berubah dalam semalam," pungkasnya.
Sebagai informasi, harga BBM non-subsidi jenis Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter atau bertambah Rp3.950 per liter mulai 10 Juni 2026.
Kenaikan juga terjadi pada Pertamax Green yang naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter atau bertambah Rp4.100 per liter.
Sementara itu, harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak berubah.
Begitu pula BBM subsidi jenis Pertalite dan Biosolar yang tetap dijual dengan harga sebelumnya.
Baca juga: Harga Pertamax Disebut Bisa Tembus Rp20.000, DPR: Pemerintah Masih Tahan Harga BBM
Mahasiswa akan Demo Imbas Kenaikan BBM
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas di Universitas Indonesia (UI) akan menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/06/2026).
Aksi ini didorong rasa prihatin terhadap kondisi ekonomi yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Para mahasiswa menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok, sempitnya lapangan kerja, hingga kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.
"Kami juga mengundang kepada seluruh elemen masyarakat: mahasiswa, buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, serta komunitas pecinta pelari serta siapapun yang merasakan bahwa negara ini sedang berjalan ke arah yang salah," kata Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan dalam keterangannya, Kamis (11/06/2026).
Adapun dalam aksi tersebut, akan disampaikan lima tuntutan utama, yakni:
1. Menghentikan pemborosan APBN
2 Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
4. Menghentikan militerisme di ranah sipil
5. Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.
Baca tanpa iklan