News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga BBM Naik

Bawa Bom Molotov Saat Demo Mahasiswa, Pria Ini Terancam Maksimal 15 tahun Penjara

Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AKSI DEMO MAHASISWA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers, di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Budi sempat menunjukkan foto barang bukti dan kedua pelaku yang diamankan.

Aksi demonstrasi digelar sebagai respons kenaikan harga kebutuhan pokok, sempitnya lapangan kerja, hingga kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret, cepat, dan terukur dalam memulihkan kondisi ekonomi nasional yang saat ini menghadapi tekanan akibat ketidakpastian global.

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Prima Surbakti, menegaskan situasi ekonomi Indonesia harus menjadi perhatian serius pemerintah. 

Meskipun ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 masih tumbuh 5,61 persen secara tahunan, tekanan global, pelemahan nilai tukar, kenaikan harga pangan, serta ketidakpastian pasar dunia tetap berpotensi berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. 

“GMKI meminta pemerintah tidak hanya menjaga angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan rakyat benar-benar merasakan pemulihan ekonomi. Stabilitas harga kebutuhan pokok, ketersediaan lapangan kerja, perlindungan UMKM, dan penguatan daya beli masyarakat harus menjadi prioritas utama,” kata Prima Surbakti, kepada wartawan, Jumat.

Prima menilai pemerintah perlu memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, khususnya dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi, memperkuat nilai tukar rupiah, serta memastikan kebijakan fiskal dan moneter berpihak pada kepentingan rakyat kecil. 

Selain itu, Prima juga menyampaikan kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan nasional. Menurutnya, krisis global tidak boleh menjadi pintu masuk bagi perpecahan, konflik sosial, maupun politisasi keadaan yang dapat merugikan kepentingan bangsa.

“Di tengah tekanan global, kita membutuhkan persatuan nasional. GMKI menyerukan kepada seluruh masyarakat, mahasiswa, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan elite politik untuk menjaga suasana kebangsaan tetap damai, tertib, dan kondusif," ujarnya.

Ia juga mengingatkan, Indonesia tidak hidup dalam ruang kosong. Perlambatan ekonomi global, ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasok, dan fluktuasi harga energi dapat berdampak terhadap negara berkembang, termasuk Indonesia.

Prima mengungkapkan sejumlah tuntutan dari pihaknya, yakni:

1. Segera memperkuat pemulihan ekonomi nasional melalui kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat kecil.

2. Menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memastikan distribusi pangan berjalan merata di seluruh daerah.

3. Memperluas lapangan kerja dan perlindungan bagi UMKM, khususnya bagi kelompok muda, buruh, petani, nelayan, dan masyarakat berpenghasilan rendah.

4. Menjaga stabilitas nilai tukar dan iklim investasi tanpa mengorbankan kepentingan rakyat.

5. Memperkuat persatuan nasional dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan keutuhan bangsa di tengah krisis global.

“Pemerintah harus hadir secara nyata. Jangan biarkan masyarakat menanggung sendiri beban krisis global. Negara harus memastikan ekonomi pulih, rakyat terlindungi, dan bangsa tetap utuh," kata Prima.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa di Jakarta Jadi Tersangka, Polisi Dalami Motifnya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini