Laporan wartawan Tribunnews.com, Roy Pakpahan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim
Polri, Brigjen Pol Raja Erizman menuding balik mantan Kabareskrim
Polri, Komjen Pol Susno Duadji terlibat praktek mafia hukum. Raja
mengaku mempunyai bukti yang siap dibeberkan terkait tudingannya itu.
"Saya beberapa kali melihat dua orang (markus) sering keluar masuk ke
ruangan Pak Susno," ungkapnya di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/3).
Namun demikian, Raja mengaku tidak mengetahui agenda di balik kedua
orang itu intens menyambangi ruangan Susno.
Ia juga mengaku tidak mengetahui materi pembicaraan ketiganya (Susno
dan kedua orang yang dituding markus). "Karena saya nggak mendengar
pembicaraan (mereka) itu," kilahnya.
Raja yang mengaku tidak pernah bertemu dan berhubungan lagi dengan
mantan atasannya itu pasca lengsernya Susno, mengungkapkan dirinya juga
tidak tahu apakah kedua orang yang diyakininya markus itu masih
berhubungan intens dengan Susno atau tidak.
Terkait bukti yang dimilikinya untuk menguatkan tudingannya itu, Raja
mengaku akan mengungkapnya ke publik suatu waktu."Nantilah. Yang jelas
kalau tidak punya bukti saya tidak mungkin bicara," tandasnya.
Raja mengaku akan memidanakan SUsno terkait tudingan yang dilayangkan
Susno. Namun dia enggan mengungkapkan kapan laporan balik atas
pencemaran nama baik dan pemfitnahan itu akan dibuat. "Kalau saya buat
laporan, kan itu masalah harga diri saya," tandasnya.
Raja: Dua Markus Polri Sering Masuk Ruang Susno
Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Anita K Wardhani
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan