TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi
dan Korban (LPSK), I Ketut Sudiharsa mengungkapkan dirinya pernah
disemprot baik oleh Deputi Penindakan KPK, Ade Rahardja, terkait proses
pengurusan perlindungan terhadap tersangka KPK, Anggoro Widjojo, di
LPSK.
Hal itu diungkapkannya di muka persidangan lanjutan Anggodo
Widjojo, yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa
(20/7/2010) siang.
"Waktu akhir Juli 2009, sewaktu saya di NTB, saya menerima telepon
dari Pak Ade, dia menyuruh saya jangan memberikan perlindungan terhadap
Anggoro, saya bilang tidak bisa, dia marah-marah, saya bilang ke dia,
walaupun dia berpangkat Irjen Pol sedangkan saya lebih rendah, saya
bilang saya ditunjuk langsung oleh Presiden (menjadi komisioner LPSK),"
seru purnawirawan polisi tersebut.
Setelah mendengar itu, aku Sudiharsa, Ade segera menutup hubungan teleponya.
Ia pun mengaku sempat bertanya tanya, darimana Ade mengetahui nomor
teleponnya, ia menduga nomor teleponnya telah dilakukan penyadapan
oleh KPK.
Selain itu Ade Rahardja, bersama Pimpinan KPK, pernah juga
menyambanginya dirinya di kantornya, dimana pada kesempatan itu Ade
sempat menggebrak meja.
"Saya tidak tahu dia marah kenapa," akunya.
Namun ada ataupun tidak permintaan untuk tidak menetapkan Anggoro
dalam perlindungan saksi, Sudiharsa mengaku dalam paripurna Komisioner
LPSK, ditetapkan bahwa Anggoro, tidak mendapatkan perlindungan dari
LPSK.
"Karena kami tidak pernah menginvestigasinya, sempat ada rencana
kami melakukan investigasi dengan menyambanginya di luar negeri,
ataupun meminta kepada Pak Anggodo untuk mendatangkannya ke Indonesia,
namun hingga saat ini hal itu tidak terlaksana," katanya.
Menurutnya hal itu tidak terlaksana, karena hingga kini Anggodo
tidak bisa mendatangkan Anggoro, maupun pihaknya tidak bisa mengunjungi
Anggoro di luar negeri, karena alasan proses administrasi, sehingga
status Anggoro belum mendapatkan perlindungan dari LPSK.
Wakil Ketua LPSK Mengaku Pernah Disemprot Deputi Penindakan KPK
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan