TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politisi Golkar Bambang Soesatyo dinilai
memiliki kepentingan personal untuk meniadakan Satgas Pemberantasan
Mafia Hukum.
Hal tersebut terkait pernyataan Bambang atas
Leliana Santosa yang juga istri anggota Satgas Pemberantasan Mafia
Hukum terkait kasus Gayus Tambunan lantaran menjadi pengacara
perusahaan minyak Chevron.
Chevron adalah salah satu dari 149 perusahaan yang menjadi klien Gayus Tambunan.
"Pernyataan
Bambang itu terlihat lebih personal, targetnya meniadakan satgas," kata Ray Rangkuti dari Koalisi Masyarakat dan Pemuda Anti Korupsi, saat ditemui
usai acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (15/1/2011).
Menurut
Ray, pernyataan Bambang tersebut muncul setelah Gayus Tambunan menyebut
beberapa perusahaan milik Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie.
Bambang
Soesatyo, lanjut Ray selama ini tidak pernah sama sekali membahas soal
Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Namun, Ray mengaku belum mengetahui
apakah itu sifatnya politis atau tidak.
"Saya tidak tahu target
politik besarnya apa, tapi sinyalnya ingin dibubarkan, dari awal Bambang
tak pernah singgung soal Satgas, tapi setelah mulai disebut perusahaan
Ical barulah disinggung," tandasnya.
Sebelumnya, Politisi partai
Golkar, Bambang Soesatyo mengatakan istri anggota Satgas Pemberantasan
Mafia Hukum, Mas Achmad Santosa adalah pengacara perusahaan minyak
Chevron.
Bambang Soesatyo Punya Kepentingan Bubarkan Satgas
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan