TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Amir Jemaah Ansharut Tauhid (JAT), Abu Bakar
Baasyir memastikan tidak akan menghadiri proses persidangan lanjutan
perkaranya selama jaksa tak merubah tuduhannya.
Baasyir yang
didakwa terorisme menyatakan, bahwa aksi walk out-nya dari ruang
persidangan pada Senin (14/3/2011) adalah demi mempertahankan ajaran
agama yang diyakini.
"Keyakinan agama soalnya. Karena jaksa
menuduh perintah Allah untuk kasus teroris. Saya sebagai orang Islam,
saya mendebat. Selama jaksa tidak merubah tuduhannya, saya enggak akan
hadir, karena itu keyakinan. Dilarang itu," kata Baasyir di depan
Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, sepulang persidangan.
Di muka
persidangan, Baasyir menolak jika dirinya dikaitkan dengan terorisme
hanya karena terlibat dengan i'dad atau pelatihan militer di Desa Jalin
Jantho, Aceh Besar, sebagaimana tudingan jaksa. Bahkan Baasyir menyitir
ayat Quran soal kewajiban i'dad itu di hadapan ketua majelis hakim Herry
Swantoro.
"Enggak, saya ennggak mau," jawab Baasyir dengan nada
kesal seraya menegaskan ketidakhadirannya pada sidang lanjutan, Kamis
(16/3/2011).
Baasyir: Saya Tak Akan Hadiri Sidang Lagi
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan