News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sidang Baasyir

Lagi-lagi Baasyir Tolak Hadiri Persidangan

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Baasyir kembali menjalani persidangan di balik teralis ruang tahanan sementara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (21/2/2011). Baasyir tetap menolak menghadiri sidang dengan agenda pemeriksaan saksi, selama saksi masih diperiksa dengan cara telekonferens.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Terdakwa Abu Bakar Baasyir kembali meninggalkan ruang persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (31/3/2011). Baasyir lalu membacakan surat kepada majelis hakim alasan dirinya tidak mengikuti persidangan.

"Perkembangan persidangan terhadap diri saya, maka saya meminta izin tidak bersedian untu mengikuti acara pemeriksaan saksi," kata Abu Bakar Baasyir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Dirinya membenarkan bahwa semula akan menghadiri persidangan dengan mendengarkan saksi biasa. Namun setelah berdiskusi dengan Tim Pengacara Muslim (TPM) sehingga memperoleh pemahaman bersama. Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu menilai majelis hakim yang memeriksa perkaranya dengan jelas menunjjukan tidak netral dan tidak mandiri dalam menerima saksi teleconference.

Padahal, kata Baasyir, cara lain agar tidak bertatap muka dapat dilakukan menurut pasal 173 KUHAP, tetapi tidak dilakukan majelis hakim. "Dengan mengabaikan usulan penasehat hukum tanpa alasan, memberikan makna hakim berada dalam pengaruh, polisi dan densus 88 karena teleconference proyek mereka," ujarnya.

Abu Bakar Baasyir kemudian keluar persidangan menuju ruang tahanan khusus PN Jakarta Selatan ditemani penasehat hukum. Persidangan kalin yang rencananya mendengarkan enam saksi menjadi empat saksi yakni Yasir (mantan Kapolsek Jantho), Bahrun (Camat Jantho), Roni Erdian dan Eri Amrizal (Pengembala).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini