Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Negara-negara di Aia Tenggara dinilai akan sulit untuk
menerapkan mata uang bersama seperti yang dilakukan di sebagian besar
negara Eropa yang memberlakukan Euro sebagai mata uang bersamanya.
"Mata uang ASEAN bersama saya rasa akan sulit," ujar Pakar Ekonomi Universitas Atmajaya, A. Prasetyantoko saat acara diskusi Polemik di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (7/5/2011).
Menurut Pras, di benua Eropa sebelum resmi menerapkan mata uang bersama
juga sangat sulit. Persoalannya, perbedaan nilai mata uang antar negara
sangat besar, sehingga belum tentu antar negara satu dengan yang lain
mau menggunakan mata uang bersama.
Selain itu, lanjut Pras, stabilitas nilai tukar mata uang juga dianggap
akan mempengaruhi bisa tidaknya mata uang bersama ASEAN diterapkan.
"Stabilitas nilai tukar, Indonesia dengan Singapura misalnya, mau nggak
Singapura sama-sama kita menggunakan mata uang yang sama," jelasnya.
Pras juga memandang, pembahasan mata uang bersama juga tidak akan dibahas dalam KTT ASEAN di Senayan, Jakarta.
"Ya saya rasa juga hal ini tidak akan dibahas," tandasnya.
ASEAN Akan Sulit Terapkan Mata Uang Bersama
Editor: Gusti Sawabi
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan