TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jenazah Kapten Purwadi Wahyu (53), pilot pesawat Merpati MA-60 yang jatuh di Teluk Kaimana, Papua Barat, Sabtu (7/5/2011) silam, dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Malam ini, sekitar pukul 10:30 WIB. Almarhum dimakamkan di Kavling Islam TPU tersebut. Jenazah ditempatkan dalam sebuah peti kayu berwarna coklat, yang dibalut bendera merah putih.
Eni Tresnowati, istri almarhum yang hadir dalam balutan berkabung serba hitam, menaburkan bunga di atas makam suaminya, sambil menitikan air mata. Saat menaburkan bunga, Heny, adik kandung almarhum, sempat jatuh pingsan setelah sebelumnya menjerit histeris, karena merasa kehilangan.
Ajeng Rahayu Fitri, (27), putri kedua almarhum menuturkan keluarga ikhlas menerima kepergian sang ayah, yang dimatanya dikenal sebagai sosok yang humoris.
"Waktu dikabarkan bapak tewas, kami sudah siap dengan keadaan apapun," ujarnya.
Ajeng lebih lanjut menuturkan jenazah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 19:00 WIB. Jenazah simakamkan usai disalatkan di masjid tak jauh dari kediaman keluarga, di kawasan Jatibening, Bekasi, Jawa Barat.
Pilot Merpati Dimakamkan Berbalut Sang Dwi Warna
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA
Text Sizes
Medium
Large
Larger
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca tanpa iklan