News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kerusuhan Ambon

TNI Diminta Tidak Terlibat Pengamanan Rusuh Ambon

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Panser milik TNI yang dikerahkan membantu pengamanan Kota Ambon, Minggu (11/9/2011). Kerusuhan pecah di Ambon dipicu kematian seorang tukang ojek sehari sebelumnya.

Laporan Wartawan Tribunnews.com Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) diminta menarik diri pascakerusuhan Ambon yang terjadi pada Minggu (11/9/2011). Penanganan kerusuhan Ambon sebaiknya tetap ditangani kepolisian dengan bertugas secara profesional.

"TNI harusnya tidak perlu diterjunkan, hal itui semakin membuat Ambon tambah mencekam dan membawa dampak negatif," kata Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin  (12/9/2011).

Apalagi, kata Haris, TNI mengamankan kota Ambon dengan kendaraan taktis serta bersenjata lengkap. "Kehadiran TNI justru memperkeruh suasana yang mulai kondusif," ujarnya.

Menurut Haris, kepolisian melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakat untuk menciptakan kondisi damai. Selain itu, penegakan hukum terhadap kejadian tewasnya tukang ojek Darkin Saimen harus dilaksanakan.

Sebelumnya, kerusuhan Ambon terjadi diduga akibat tewasnya seorang tukang ojek Darkin Saimen. Mabes Polri menyatakan berdasarkan hasil otopsi dan keterangan saksi, tewasnya tukang ojek Darkin Saimen dan diduga menjadi pemicu kerusuhan adalah karena kecelakaan tunggal.

Namun, pada perkembangannya, tersebar isu bahwa si tukang ojek tewas karena dibunuh kelompok warga di tempat kecelakaannya. Guna mengatasi kerusuhan  TNI dan Polri menerjunkan anggotanya bersenjata lengkap ke lokasi rusuh di kota Ambon. TNI juga mengerahkan sejumlah panser ke lokasi rusuh dan daerah perbatasan Waringin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini