News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Malaysia Caplok Camar Bulan

Di Tengah Polemik SBY Anugerahi Bintang ke Raja Malaysia

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden SBY di ruang kerja Kantor Presiden Jakarta.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menganugerahkan "Bintang Adipurna"  kepada Yang Dipertuan Agong XIII Malaysia, Al-Wathiqu Billah Tuanku Mizan Zainal Abidin Ibni Al-Marhum Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah di Istana Merdeka Jakarta, Minggu (16/10/2011), sore.

Raja Malaysia ini diberikan gelar itu berdasarkan Keppres No.80/TK/Tahun 2011 pada Agustus lalu. Namun upacara penyematannya baru dilakukan sekarang. Presiden SBY memberikan gelar ini disela kegiatan menerima kunjungan kehormatan Tuanku Mizan Zainal Abidin dan istri. Sebagaimana lazimnya sebuah kunjungan resmi maka digelar upacara kenegaraan, juga diperdengarkan lagu kebangsaan kedua negara, lalu disertai dentuman meriam sebanyak 21 kali.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan pemberian gelar diberikan kepada Raja Malaysia karena peranannya yang baik dalam hubungan kedua negara selama ini. Menurut Marty pemberian anugerah itu diberikan melalui prosedur yang  tepat.  

"Semua ada prosedurnya," ujar dia.

Pemberian gelar ini dilakukan Presiden SBY di tengah  kontroversi pencaplokan wilayah teritorial Indonesia oleh Malaysia. Polemik patok perbatasan di Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas,  kian menghangat karena memicu protes sebagian kalangan di dalam negeri.

Sebelumnya, Gubernur Kalbar, Cornelis, mengungkapkan kegelisahannya atas pencaplokan wilayah tersebut, yang luasnya sekitar 1.499 hektare. Di Tanjung Datu, sekitar 80 ribu meter persegi lahan di pantai juga dicaplok.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini