News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Densus Tangkap Terduga Teroris

Polisi Temukan Denah Polresta Cirebon di Rumah Yadi

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Ade Mayasanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Anton Bachrul Alam, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/10/2011) mengatakan masih ada tujuh DPO terorisme

Laporan wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari penggeledahan di rumah pimpinan DPO Bom Cirebon, Yadi, kepolisian menemukan denah jalan menuju Polres Kota Cirebon, tempat Muhammad Syarif melancarkan aksi bom bunuh diri pada 15 April 2011.

Selain denah, polisi juga menyita sejumlah kaos dengan gambar dan tulisan bernuansa jihad saat penggeledahan di rumah Yadi, Gang H Debos, RT 02 RW 01, Blok Tangkil, Desa Pasindangan, Kecamatan Gunung Jati, Kab Cirebon, Jawa Barat, Jumat (21/10/2011), mulai pukul 10.00 hingga 11.45 WIB tersebut.

"Dengan hasil (penggeledahan) kaos-kaos jihad dan denah jalan ke Polres Cirebon kota," kata Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Anton Bachrul Alam.

Sebagaimana diberitakan, anggota Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri berhasil menangkap DPO pimpinan Bom Cirebon, Yadi alias Hasan alias Abu Fatih alias Vijay, di rumahnya di Cirebon itu, pada Rabu (19/10/2011) malam.

Yadi yang menjadi Amir Tauhid wal Jihad itu diduga menjadi pemberi perintah aksi bom bunuh diri yang dilakukan Syarif di Mapolresta Cirebon, bersama anggotanya yang telah ditangkap, yakni Beni Asri, Nanang Irawan alias Nang Ndut alias Rian, dan Heru Komarudin.

Anak buah Yadi lainnya, Pino Damayanto alias Ahmad Yosepa Hayat, tewas juga tewas dengan aksi bom bunuh diri di gereja GBIS Kepunton, Solo, pada 25 September 2011 lalu.

Karena itu, kepolisian menduga Yadi beserta anak buahnya itu terlibat bom Cirebon dan Solo tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini