Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari semakin larut, tetapi kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo semakin banyak pengunjungnya.
Mereka adalah teman-teman Sondang Hutagalung (22) yang ingin memberikan penghormatan terakhir untuk almarhum.
Dikala duka merundung keluarga, perdebatan justru terjadi antara teman-teman Sondang dengan Saur Dame, ibunda Sondang.
Bahkan ketika bunda Sondang memohon supaya jenazah anak bontotnya tersebut tidak usah disemayamkan di almamaternya, Universitas Bung Karno (UBK), justru hal tersebut menimbulkan reaksi.
"Sudahlah, meskipun tidak di semayamkan di UBK, tetapi orang-orang juga sudah tahu kalau Sondang mahasiswa UBK, jadi sudahlah di sini saja," ucap Saur Dame menjelaskan kepada teman-teman Sondang, Sabtu (10/12/2011).
Tetapi justru di tengah-tengah perbincangan, teman-teman Sondang merangsak masuk sebagai bentuk permohonan kepada ibunda Sondang supaya jenazahnya bisa disemayamkan di UBK.
Nyanyian, puisi, dan teriakan 'Hidup Sondang' pun terdengar di lorong menuju ruang diskusi kamar jenazah RSCM.
Baca tanpa iklan