News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bentrok di Bima

Gerindra: Polisi Jaga Demonstrasi Cukup Bersenjata Pentungan

Editor: Anwar Sadat Guna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas keamanan saat pembubaran unjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, NTB, pada Sabtu (24/12/2011).


Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gerindra mengutuk kejadian di Mesuji dan Bima baru-baru ini. Mereka menilai terjadi pelanggaran kemanusiaan dan kebrutalan yang menunjukkan sikap tak disiplin aparat.

Karena itu harus ada sanksi terhadap oknum aparat yang menghilangkan nyawa masyarakat. "Protes dan demo adalah tindakan yang dijamin konstitusi. Penanganannya harus profesional dengan persuasif dan dialog," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon dalam pers rilis kepada wartawan, Senin (26/12/2011).

Lebih jauh Fadli Zon juga mendukung agar polisi dilarang menggunakan senjata ketika menghadapi demonstrasi rakyat, mahasiswa, petani, buruh, kepala desa.

"Cukup dengan pentungan saja karena terbukti dengan adanya senjata, polisi bisa seenaknya menembaki warga. Seharusnya jika ada konflik jangan menunggu makin besar. Konflik sekecil apapun yang melibatkan masyarakat harus segera ditangani," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini