News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Calon Pilot Indonesia Tertipu di Amerika

Situs Resmi Internet Accelerate 36 Tak Ditemukan

Editor: Prawira
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapten Hifni Assegaf

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekolah penerbangan Accelerate 36 yang dituduh melakukan penipuan terhadap calon pilot asal Indonesia tak memiliki situs internet. Lewat mesin pencarian google.com, Tribunnews.com tak menemukan satupun situs resmi dari Accelerate 36.

Informasi soal Accelrate 36 hanya tersedia di jejaring sosial facebook dan situs lain yang rata-rata memuat informasi promosi Accelerate 36. Namun tidak ada satupun domain yang memang dimiliki sekolah penerbangan itu. Di facebook memang ada informasi yang memuat promosi sekolah penerbangan yang kabarnya dimiliki oleh orang Indonesia berinisial OM ini. Di situs YouTube juga ada beberapa video yang menunjukan slineshow foto-foto kegiatan Accelerate 36. Hanya slideshow foto, bukan berbentuk video alias gambar bergerak.

Menurut Kapten Hifni Assegaf, Accelerate 36 cuma mekelar sekolah penerbangan. Accelerate 36 tak memiliki satu pun pesawat. Accelerate 36 bekerjasama dengan sekolah penerbangan bernama Aero Tech Academy. Pesawat yang digunakan anak-anak Accelerate 36 merupakan milik Aero Tech. Dalam pengajuan visa ke kedubes, para calon siswa juga menuliskan nama Aero Tech Academy sebagai sekolah tempat mereka akan belajar. Padahal perjanjian sekolah atas nama Accelerate 36.

Berbeda dengan Accelerate 36, Aero Tech Academy punya situs resmi dengan alamat http://ata.bz. Situs ini pun informatif dan memuat soal aktifitas dan sejarah sekolah. Situs resmi di internet menjadi cukup penting. Sekarang ini, ada tidaknya situs internet sebuah perusahaan bisa dijadikan salah satu patokan atau langkah awal untuk mengetahui seluk beluk dan kejelasan perusahaan ini, meski memang tidak mutlak.

Seperti diberitakan sebelumnya beberapa orang calon pilot asal Indonesia merasa tertipu oleh sekolah penerbangan bernama Accelerate 36. Saat bersekolah disana, Accelerate 36 yang merupakan kepunyaan orang Indonesia itu tidak menyediakan pesawat untuk mereka belajar. Untuk sekolah disana mereka sudah membayar, 30 ribu dolar.

Sampai saat ini Tribunnews.com terus berusaha mencari konfirmasi ke pihak Accelerate 36. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini