TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Empat hari sudah, lima jenazah terduga teroris yang ditembak aparat Densus 88 Antiteror, berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
Pantauan Tribunnews.com, sanak keluarga belum juga terlihat datang, untuk memastikan kebenaran salah satu jasad yang terbaring kaku tersebut. Sementara, di depan pintu kamar jenazah RS Polri, tak tampak satu pun polisi yang berjaga.
Lima orang terduga teroris ditembak polisi saat melakukan perlawanan di Jalan Gunung Soputan, sebelah selatan Kota Denpasar. Tiga orang lainnya ditembak di Bungalo Laksmi di Jalan Danau Poso, Sanur, pada Minggu (18/3/2012) lalu.
Saat disergap, kelimanya merencanakan perampokan di Bali Money Changer di Jalan Sriwijaya, Kuta, dan toko emas di Uluwatu, Jimbaran. (*)
Baca tanpa iklan