News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Akbar Tandjung Setuju Presidential Threshold Tidak Dikurangi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Akbar Tandjung

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menilai, belum ada suatu keharusan untuk mengubah presidential threshold pada Pemilu 2014.

Dalam diskusi 'Kebangkitan Yes Regenerasi Pasti' di Kantor Solusi untuk Negri (SUN) Institute, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2012), Akbar pendapat, 20 persen untuk kursi DPR, dan 25 persen untuk suara yang sah, masih relevan.

"Sehingga, kita akan bisa lebih fokus kepada tokoh-tokoh yang jumlahnya tentu lebih terbatas," ujarnya.

Terbatasnya tokoh, menurut Akbar, dapat memudahkan masyarakat dalam memilih, dan memungkinkan pemilu digelar dalam satu putaran.

"Kami tidak memaksakan itu. Tapi, dengan adanya ketentuan treshold seperti itu, kemungkinan besar satu putaran itu bisa terjadi," jelasnya. (*)

BACA JUGA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini