News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Hambalang

Beberkan Kasus Hambalang, Rizal Ingin Ada Tersangka Lagi Selain Andi

Penulis: Edwin Firdaus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Satu di antara Mallarangeng bersaudara, Rizal Mallarangeng, saat memberikan keterangan pada wartawan, di Freedom Institute, Jakarta, Jumat (21/12/2012). Dalam kesempatan tersebut Rizal memaparkan kronoligi kasus Hambalang dalam versi mereka. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Hukum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Andi Syafrani menilai korupsi Hambalang sangat terorganisir dan struktural. Hal itu, menurutnya dapat terlihat dari upaya Mallarangeng bersaudara dalam membeberkan temuan-temuannya terkait kasus proyek senilai Rp 2,5 triliun itu.

Menurut Syafrani, Andi Mallarangeng tidak mau jika akhirnya hanya dirinya dan adiknya Zulkarnaen yang harus dimintai pertanggungjawaban pada kasus itu.

"Upaya Mallarangeng bersaudara saat ini adalah untuk 'membagi kesalahan'. Jika memang ada. Ini juga sekaligus untuk membangun opini ini bukan kesalahan pribadi tapi struktural," kata Syafrani kepada wartawan, Selasa (1/1/2013).

Terlabih, lanjut Syafrani, mereka kerap menyerang pihak lain, seperti Menteri Keuangan Agus Martowardojo yang diduga juga terlibat dalam skandal pengucuran dana proyek tersebut.

Selain itu, Syafrani mamandang, ada drama penyelamatan keluarga, di balik usaha Rizal yang membeberkan berbagai data dugaan keterlibatan Menteri Agus. Di samping, pencitraan terus dibangunnya melalui sebeuah media.

"Pembuatan opini melalui media adalah bagian dari upaya pembelaan diri setiap orang. Tentunya, sekali lagi nanti pengadilan yang akan memutuskan," terangnya.

Ditambahkan Syafrani, strategi tersebut, juga disinyalir untuk menghindari proses hukum yang diduga juga mengarah ke Zulkarnaen Mallarangeng.

"Itu terkait dengan strategi yang dimainkan. Menkeu memiliki posisi dan tanggung jawab yang mungkin sama dengan AAM yang karenanya menurut penalaran yang ada, juga laik untuk dipertimbangkan pertanggungjawabannya dalam kasus ini," imbuhnya.

*Berita Lengkap Mengenai Kasus Hambalang Silakan KLIK Disini

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini