News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga Bawang Melambung

DPR: Bawang Sudah Dikendalikan Kartel, Pemerintah Harus Tegas

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penjual bawang merah sedang memilih bawang di pasar 16 Ilir Palembang, Selasa (12/3/2013). Harga bawang merah terus meroket dalam 3 hari terakhir kenaikan harga bawang ini mencapai harga Rp 45 ribu, kenaikan harga ini disebabkan karena kurangnya pasokan (TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI)

Tribunnews.com, Jakarta - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa tata niaga komoditi strategis seperti bawang akan diawasi mendapat tanggapan dari kalangan DPR RI.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Firman Subagyo mengakui sejumlah komoditi strategis seperti bawang putih sudah dikendalikan kartel. "Pemerintah harus tegas," kata Firman ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Kamis (14/3/2013).

Menurut dia kelangkaan bawang putih terjadi karena pemerintah kurang mempunyai perencanaan yang matang.
"Kita menyadari bahwa kita belum mampu memproduksi bawang putih. Tetapi sesungguhnya kita bisa melakukan karena kita mempunyai lahan pertanian yang cukup luas," kata Firman.

Politisi Golkar ini mengakui kita masih lemah melkukan penelitian dan pengembangan R dan D itu menjadi sangat penting mengingat bawang putih kebutuhan masyarakat dan industri setiap tahun juga meningkat.

"Persoalan kebutuhan pokok masyarakat harus menjadi perhatian serius dan kita negara berpenduduk besar dan sebagai negara agraris tidak bisa menyelesaikan dengan cara instan dan mengandalkan impor terus menerus kita harus mampu memproduksi sendiri," kata Firman.

Harga bawang putih dalam negeri beberapa hari terakhir melonjak tajam. Ini disebabkan persediaan dalam negeri terbatas sementara impor juga berkurang. (Aco)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini