TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menemukan sejumlah uang dari hasil pengembangan perkara suap migas, Rabu (14/8/2013) hingga Kamis (15/8/2013) siang.
Uang tersebut ditemukan dalam pecahan dolar Amerika Serikat (AS).
"Ada beberapa temuan, selain dokumen dalam penggeledahan, penyidik juga menemukan uang 200 ribu dolar AS di Ruang Sekjen ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral)," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di kantor KPK, Kamis sore.
Selain mengamankan uang di Kantor Kesekjenan ESDM, KPK kemudian mengamankan uang dolar lain di Bank Mandiri.
"Tadi juga menemukan dan mengamankan uang senilai 320.100 dolar AS di deposit box milik R (Rudi Rubiandini) di Bank Mandiri," ungkap Johan.
Namun, Johan tak bisa memastikan apakah temuan uang senilai 200 ribu dolar AS di ruang Sekjen Migas, terkait Simon, Devi Ardi, atau Rudi.
"Belum diketahui ada atau tidak hubungan dengan Simon, Ardi, atau Rudi. Akan diverifikasi," ujarnya
Mengenai penggeledahan, Johan mengaku hanya penggeledahan di Kantor SKK Migas yang masih berlangsung. Penggeledahan dilakukan sejak Rabu malam. (*)