Informasi dari Riyanto di perkumpulan filatelis, surat asli yang katanya sambutan SBY tersebut diperoleh dari seorang petinggi Partai Demokrat yang dekat dengan SBY. "Maaf namanya tak bisa kami ungkapkan," katanya.
Meskipun demikian, Dipo Alam melalui seluruh stafnya di Sekretariat Negara telah mengecek seluruh arsip Sambutan SBY tidak menemukan sambutan tersebut.
"Dari pengamatan saya, kecil kemungkinan ini adalah asli sambutan Pak SBY. Pertama dari sisi penulisan surat banyak yang bukan menjadi kebiasaan pers selama ini. Kedua kita sudah menghubungi SKPHI untuk mencari draft suratnya, ternyata tidak/belum diketemukan," jelasnya.
Baca tanpa iklan