News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menengok Kampung Matematika di Bogor, Guru Dibayar Seikhlasnya

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kampung matematika di Desa Laladon RT 02/04 Bogor

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Pelajaran matematika selama ini dinilai merupakan pelajaran yang sulit oleh sebagian orang.

Bahkan matematika dianggap menjadi momok menakutkan bagi pelajar, sehingga tidak jarang pelajar tidak menyukai pelajaran berhitung ini.

Namun di Bogor, ada sebuah kampung yang dinamai kampung matematika.

Sabtu (11/4/2015), kampung matematika yang terletak di Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kota Bogor, diresmikan oleh Mendikbud Anies Baswedan.

Cikal bakal dari pendirian kampung matematika berasal dari pendirian Klinik Pendidikan MIPA (KPM) yang digagas oleh Raden Ridwan Hasan Saputra.

Ridwan, panggilan Raden Ridwan, menyebutkan ide pendirian kampung matematika berawal dari keprihatinannya terhadap kualitas matematika di Indonesia.

Ia bercerita, berdasarkan survey pada tahun 2012, peringkat matematika Indonesia ada di urutan 64 dari 65 negara.

Karenanya pada 2005, pria yang dulunya guru honorer ini membuat komunitas KPM yang akhirnya masuk ke kampung-kampung untuk memberikan pelajaran matematika dengan bayaran seikhlasnya.

Mengapa seikhlasnya? Karena ia melakukannya semata untuk menolong sesama, apalagi, penduduk kampung sebagian besar memang berasal dari keluarga dengan keadaan ekonomi menengah bawah.

Uang dimasukkan ke kotak yang bernama keropak. Di dalamnya, warga bisa memberikan Rp 500, 1000, 2000, 5000, dan lain-lain.

Ridwan mengaku bukan hal mudah membuat kampung matematika. Pasalnya, ia memilih desa yang masih memiliki karakter bangsa dalam menerapkan kampung matematika ini.

"Kita pilih desa Laladon karena masyarakatnya masih memiliki karakter bangsa, masih guyub, masih ada rasa kepedulian terhadap sesama, mau membantu orang lain," katanya.

Berbekal kepedulian terhadap masyarakat, Ridwan terus menjalankan ini hingga sekarang terbentuklah KPM di sepuluh kota di Indonesia seperti Surabaya, Solo, Semarang, Serang, Sidoarjo, Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Makassar. Muridnya pun sudah mencapai lebih dari 5000 siswa dari jenjang SD kelas 1 hingga SMA kelas XI.

Di Desa Laladon RT 02/04, yang menjadi kampung matematika, proses belajar dilakukan di rumah warga.

Ada sedikitnya enam rumah yang digunakan untuk belajar matematika anak-anak usia sekolah.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini