TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (IKAPI) menggelar kegiatan Halal Bihalal 1447 Hijriah sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam menjawab berbagai persoalan hukum dan ekonomi nasional, khususnya terkait Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan kepailitan.
Halal Bihalal ini mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Membuka Pintu Rejeki” dan digelar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, pada Jumat (10/4/2025) malam. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota, serta berbagai mitra strategis IKAPI.
Ketua Panitia Halal Bihalal IKAPI 2026 Niken Susanti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat solidaritas internal organisasi.
Menurutnya, kebersamaan antaranggota menjadi fondasi penting dalam menjaga kekompakan organisasi yang telah berdiri selama 24 tahun tersebut.
IKAPI, kata dia, terus berupaya menjaga hubungan harmonis di antara pengurus dan anggota, tanpa memandang latar belakang dan agama.
Baca juga: Lantik Pengurus Baru, Ikapi Tekankan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme Kurator
“Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas keluarga besar IKAPI, baik yang beragama Islam maupun dari pemeluk agama lainnya,” ujar Niken dalam sambutannya.
Selain dihadiri oleh internal organisasi, acara ini juga mengundang sejumlah pejabat dari instansi yang selama ini menjadi mitra kerja IKAPI.
Di antaranya Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum Widodo, Direktur Perdata Ditjen AHU Henry Sulaiman, serta perwakilan dari Bareskrim Polri, Teddy Ristiawan.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan eratnya sinergi antara IKAPI dengan berbagai lembaga negara dalam menjalankan tugas dan fungsi kurator serta pengurus dalam proses hukum kepailitan.
Acara juga diisi dengan tausyiah oleh Subki Al Bughury yang memberikan pesan-pesan keagamaan dan motivasi kepada para peserta. Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Yayasan Amal Soleh Sejahtera.
Dalam kesempatan tersebut, Niken menegaskan bahwa IKAPI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Oscar Sagita terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.
Ia menekankan bahwa peran kurator dan pengurus sangat strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama dalam penyelesaian perkara PKPU dan kepailitan yang berdampak luas terhadap dunia usaha.
“IKAPI berkomitmen menjaga profesionalisme dan integritas dalam menegakkan hukum PKPU dan kepailitan sebagai bagian dari upaya menjadi solusi bagi persoalan bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tantangan ke depan dalam bidang kepailitan dan restrukturisasi utang semakin kompleks sehingga dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara praktisi, Pemerintah, dan aparat penegak hukum.
IKAPI, lanjutnya, akan terus memperkuat kapasitas anggotanya melalui berbagai kegiatan, termasuk forum silaturahmi seperti Halal Bihalal, guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IKAPI berharap dapat terus memperkokoh perannya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya menjaga kepentingan anggotanya, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mendukung sistem hukum dan perekonomian nasional yang sehat dan berkeadilan.
Baca tanpa iklan