"Enggak mahal, ini relatif. Kalau dibilang mahal, kan amunisi untuk satu tembakan paling Rp 9 sampai Rp 10 ribu. Tapi, kan satu kotak amunisi ini tidak habis dalam sekali berburu. Karena dalam menembak ada aturannya, enggak bisa semaunya keluarkan peluru. Yang profesional, one shoot one killed. Jadi, satu tembakan harus tepat sasaran semisal di jantung atau kepala, sehingga harus mematikan, tidak menyiksa hewan itu," terang dia.
Untuk operasional perburuan, Buwas memiliki dua Jeep tua dan unimog. "Saya tujuh bersaudara. Seluruhnya kakak dan adik saya juga punya Jeep, karena hobi kami kebetulan juga sama, berburu. Mungkin juga karena pengaruh bapak," tukas Buwas.
Terhitung Senin (7/9/2015), Buwas akan menjabat sebagai Kepala BNN. Ia belum tahu apakah masih bisa menyalurkan hobi berburunya kelak mengingat tugas Kepala BNN tak kalah padat dengan Kepala Bareskrim Polri.
Baca tanpa iklan