Namun pada 2 hingga 5 November 2015, ICK ditunjuk Kementerian Pertahanan memamerkan produk teknologi antisadap Indonesia ini dalam "Defence and Security Bangkok 2015". Bersama 11 perusahaan industri pertahanan nasional lainnya, ICK akan mewakili paviliun Indonesia dalam pameran pertahanan internasional ini.
Agung sangat mengapresiasi Kemenhan memfasilitasi hal tersebut. "Ini bukti dukungan pemerintah terhadap pengembangan produk teknologi enkripsi antisadap dalam negeri," imbuh Agus‎.
Baca tanpa iklan