News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Prahara Partai Golkar

Setya Novanto: Rotasi Bukan untuk Bersih-bersih

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Yulis Sulistyawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Ketua DPR Setya Novanto berjalan usai membacakan pidato pengunduran dirinya saat Rapat Paripurna ke-15 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (18/12/2015).

Posisi Bambang Soesatyo sebagai Sekretaris Fraksi Golkar pun terancam. Supit mengatakan Bambang akan digantikan posisinya oleh Aziz Syamsuddin.

"Tapi itu baru dari versinya partai. Sementara apa itu nanti di paripurna, karena status partai belum sah. Karena belum ada yang diakuin kalau bicara objektif kan seharusnya tidak bisa diterima. Tapi itu teman-teman Novanto. Lihat saja perkembangannya," kata Wakil Ketua Umum Golkar versi Munas Bali itu.

Supit mengatakan surat perombakan tersebut berasal dari DPP Golkar. Sebab, pergantian fraksi berasal dari partai.

Tetapi, ia mengingatkan Partai Golkar belum diakui.

Mengenai jabatannya sebagai Ketua Banggar, Supit tidak mempermasalahkan bila dicopot.

Ia mengaku awalnya tidak menginginkan posisi Ketua Banggar.

"Yang disayangkan adalah yang gantinya harusnya yang punya reputasi dan kapasitas, bukan alasan geng. Ini semata-mata gengnya Novanto," katanya.

"Ini sangat politis. Dia punya kesempatan bisa yakinkan Ketua Umum, dia manfaatkan ini. ini bisa berdampak jelek pada nama partai. Ini ambisi pribadi," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini