News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Prahara Partai Golkar

Soal PGI, Ade Komaruddin Ingatkan Bikin Partai Tidak Mudah

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua DPR yang baru dilantik Ade Komarudin (tengah) memegang palu kepemimpinan bersama dengan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (kiri), Fadli Zon (kedua kiri), Fahri Hamzah (kedua kanan) dan Agus Hermanto dalam Sidang Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (11/1/2016). Ade Komarudin resmi menjabat Ketua DPR sisa masa jabatan tahun 2014-2019 usai dilantik menggantikan Setya Novanto yang mengundurkan diri. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah kader Golkar berencana membentuk partai baru akibat konflik yang berkepenjangan di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

Wakil Ketua Umum Golkar versi Munas Bali Ade Komaruddin mengingatkan membentuk partai bukanlah perkara mudah.

"Buat partai enggak mudah," kata Ade saat meninjau Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (31/1/2016).

Ade mengatakan telah terdapat komitmen kedua belah pihak yakni Aburizal Bakrie dan Agung Laksono terkait konflik tersebut. Dimana, kedua kubu berkomitmen tidak membuat partai pecahan Golkar. Ketua DPR itu juga mengaku tidak mengenal sosok yang akan membentuk partai baru tersebut.

"Saya juga enggak tahu tuh yang bikin (partai), orang Golkar atau bukan," imbuhnya.

Sebelumnya, inisiator Partai Golkar Indonesia Samsul Hidayat enggan mengungkapkan tokoh-tokoh senior yang bergabung dengan partainya.

"Masih disimpan. Ini kan peristiwa politik, jadi saya memelihara image. Kalau image itu saya silent dulu, yang pasti ini besar. Ini memang tokoh-tokoh di negara ini sudah malang melintang," tutur Samsul.

Samsul mengatakan deklarasi Partai Golkar Indonesia akan dilakukan pekan depan di Jakarta. Ia pun membantah deklarasi itu hanya mencari sensasi.

"Kami akan lakukan bukan dengan kemewahan, karena ini kami citrakan inilah milik kader Golkar sesungguhnya tidak borjuis berasal dari bawah bukan potret kemewahan," imbuh Samsul.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini