Jika upaya ini dipaksakan oleh parpol melalui DPR, untuk memperberat persyaratan calon perorangan, maka partai sedang menyediakan dirinya untuk digugat, dipersoalkan. Bahkan ditinggalkan anggota maupun pengikut lainnya.
"Saya kira partai berpikir serius tentang hal ini," ujarnya.
Sebaiknya DPR mengurungkan niatnya untuk melakukan revisi hanya untuk kepentingan politik tertentu," katanya.
Jika dipaksakan DPR akan semakin kehilangan kepercayaan publik dan partai akan ditinggalkan oleh masyarakat.
"Harganya terlalu besar bagi parpol," ucapnya.
Baca tanpa iklan