News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Dana BPJS

Mata Jaksa Agung Berkaca-kaca saat Ceritakan Kehidupan Jaksa Devi

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Devianti Rochaeni (jilbab biru) digiring petugas ke mobil tahanan dari kantor KPK, Jakarta, Selasa (12/4/2016). Sehari sebelumnya ia terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim KPK di kantor Kejati Jabar, usai menerima uang diduga suap penanganan kasus korupsi dana BPJS Kabupaten Subang.

Prasetyo yakin, KPK punya bukti yang kuat saat melakukan operasi tangkap tangan.

"Saat ini dua orang itu jadi tahanan KPK. Saya berharap diproses secara baik, objektif dan profesional. Kami mungkin nanti akan menyiapkan pendampingan personal jaksa," tuturnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Feri Wibisono membenarkan Jaksa Devianty nyambi berjualan kue.
"Betul," kata Feri.

Selama ini Devianty dinilai sebagai sosok jaksa yang jujur.

Bagimana tanggapan KPK?

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, mengatakan pihaknya memang selalu hati-hati dalam melihat kasus yang berpotensi melilit tersangka. Saut tidak memungkiri bisa jadi saat itu Devianty sedang lalai.

"Kita harus percaya masih ada orang baik. Mengapa orang baik sering jadi jahat," kata Saut.

Ia belum bisa memberikan keterangan rinci mengenai Devyanti.

Diakui, kasus korupsi memang kompleks sehingga disebut sebagai kejahatan luar biasa.

"Itulah mengapa banyak buku tentang korupsi selalu saja menyebut korupsi itu kompleks, idak linier dan ekstraordinary. Bukan kejahatan biasa, orang kelihatan baik padahal jahat dan sebaliknya," ujar mantan staf ahli Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu. (tribunnews/fer/ric)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini