News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Presiden Jokowi dan Wapres JK Bukber di Rumah Ketua MPR

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo menghadiri acara buka puasa bersama di rumah dinas Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2016).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Ketua MPR RI, Zulkfili Hasan di hari ke-11 Ramadan mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan bangsa.

Untuk itu, Zulkifli mengajak agar seluruh petinggi negara untuk saling menguatkan.

Zulkifli menilai hingga saat ini masih ada masalah besar yang menjadi pekerjaan rumah bersama.

Sebut saja pemerataan ekonomi, mewujudkan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan persamaan di muka hukum.

Kekompakan bukan untuk melakukan persengkokolan ataupun selingkuh dari amanat rakyat, melainkan sesuai tujuan untuk menunaikan amanat rakyat, sesuai ajaran Pancasila dan UUD 1945.

"Mari kita selalu berangkulan dan saling menguatkan," kata Zulkifli dalam acara buka puasa bersama di kediamannya, Jl Widya Chandra IV No 16, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2016).

Dalam acara Buka Bersama Ketua MPR RI ini, turut hadir Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta menteri-menteri Kabinet Kerja, dan para petinggi negara dan para ketua umum partai.

Zulkifli menegaskan pentingnya berpegang pada tradisi. Di mana, dalam tradisi Islam ada ajaran tasamuh (toleran), tawasuth (moderat), i'tidal (lurus) dan tawazun (imbang). Selain itu juga ada amar ma'ruf dan nahi munkar.

Saat ini, kata Zulkifli, Indonesia tengah bergiat membangun diri melalui slogan 'Kerja, kerja dan kerja'. Namun tata dunia dan ekonomi global sedang kurang bersahabat.

Perubahan sosial yang cepat juga menimbulkan friksi dan anomali. Akan tetapi, Zulkifli menerangkan agar Indonesia tidak boleh kempes oleh tipuan tantangan zaman.

"Kita tidak boleh tersesat oleh jebakan turbulensi persoalan," sambungnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini